Suara.com - Pernahkah Anda tak sengaja menyentuh bagian leher teman dan ia merasakan geli yang tak biasa? Ya, sebagian orang merasa geli berlebihan jika bagian tubuhnya disentuh meski bukan disengaja untuk membuatnya merasa geli.
Untuk mengungkap fenomena di balik rasa geli ini, ahli saraf David J. Linden, yang juga seorang profesor di Johns Hopkins University School of Medicine menjelaskan pada dasarnya rasa geli adalah pertahanan pertama terhadap serangan.
Ia mencontohkan bahwa pada bagian telapak kaki semua orang cenderung merasakan geli jika diraba. Namun, di bagian kulit lainnya, rasa geli yang muncul ketika diraba merupakan reflek mekanisme tubuh untuk melawan serangan yang dipicu oleh serangga atau binatang lain yang mungkin menggerayangi tubuh kita.
"Gatal dan merasa geli adalah efek serupa yang menuntut respon fisik langsung. Kita bisa menganggap hal itu sebagai petunjuk agar tidak terjadi serangan lanjut," ujar dr Linden.
Namun, hal ini tidak berlaku jika serangan berasal dari diri sendiri. Ia mencontohkan, ketika tangan kita menggerayangi bagian tubuh yang rentan terhadap geli, maka tidak ada perasaan menggelitik yang muncul.
"Berbeda jika orang lain atau binatang yang melakukannya kepada kita. Secara reflek otak akan mengatur untuk menimbulkan sensasi geli," imbuhnya.
Sedangkan pada mereka yang lanjut usia, dr Linden mengatakan sensasi geli akan berkurang. Ia pun mengatakan bahwa setiap bertambahnya usia, seseorang kehilangan sekitar 1 persen dari ujung saraf kulit yang berperan mengatur rasa geli.
"Tapi kehilangan ujung saraf tidak sepenuhnya menyebabkan rasa geli berkurang," pungkasnya. (Wall Street Journal)
Berita Terkait
-
Hikayat Benang Merah
-
Kulit Kepala Gatal? Ini 5 Sampo Ampuh untuk Dermatitis Seboroik
-
5 Sampo di Apotek Ampuh Atasi Dermatitis Seboroik dan Kulit Kepala Gatal
-
7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter
-
6 Kebiasaan Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Setiap Hari
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit