- Kenyamanan atlet selama SEA Games Thailand 2025 sangat penting demi menjaga fokus dan performa maksimal mereka.
- SoKlin dari WINGS Care mendukung Tim Indonesia dengan menyediakan produk perawatan pakaian selama dua pekan kompetisi.
- Dukungan ini diapresiasi karena membantu menjaga kebersihan perlengkapan atlet sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Suara.com - SEA Games Thailand 2025 menjadi panggung pembuktian bagi putra-putri terbaik Indonesia. Di balik sorak sorai penonton dan kilau medali, ada aspek yang kerap luput dari sorotan: kenyamanan atlet selama bertanding.
Rasa nyaman memegang peran penting dalam menjaga fokus, kepercayaan diri, dan konsistensi performa di arena pertandingan.
Selama hampir dua pekan berada di Thailand, atlet Indonesia menjalani jadwal yang padat—mulai dari latihan, pertandingan, hingga pemulihan fisik. Dalam situasi seperti ini, detail sederhana seperti kondisi pakaian dan perlengkapan bertanding menjadi bagian penting dari kesiapan atlet untuk tampil maksimal.
Performa di lapangan bukan hanya ditentukan oleh strategi dan kekuatan fisik, tetapi juga oleh rasa percaya diri yang dibangun dari hal-hal mendasar. Seragam yang bersih, segar, dan nyaman dipakai bisa memberi efek psikologis positif, membantu atlet lebih fokus mengejar target dan prestasi.
Di sinilah dukungan dari berbagai pihak hadir melengkapi perjuangan para atlet. Salah satunya datang dari SoKlin, merek detergen produksi WINGS Care, yang memberikan dukungan perawatan pakaian bagi Tim Indonesia selama SEA Games Thailand 2025.
Melalui rangkaian produk perawatan pakaian, SoKlin membantu memastikan jersei dan perlengkapan atlet tetap bersih dan bebas noda sepanjang kompetisi.
Direktur Tim Indonesia, Richard Sam Bera, mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, kebutuhan akan kebersihan pakaian menjadi sangat krusial selama kontingen Indonesia berada di Thailand.
“Kontingen Tim Indonesia berada di SEA Games Thailand 2025 selama kurang lebih dua minggu. Selama itu, tentu kebutuhan akan perawatan dan kebersihan pakaian menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Hingga Kamis 18 Desember 2025, Indonesia berada di peringkat kedua dan telah berhasil menyabet dengan total 274 medali, terdiri dari 80 emas, 92 perak, dan 102 perunggu. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras atlet, ofisial, dan dukungan dari berbagai pihak berjalan beriringan.
Baca Juga: Ricuh SEA Games 2025: Atlet Pencak Silat Malaysia Kejar dan Serang Wasit
- Dukungan serupa juga disampaikan langsung oleh Joanna Elizabeth Samuel, Head of Detergent Category WINGS Group Indonesia. Ia menegaskan komitmen SoKlin dalam memastikan para atlet dapat bertanding dengan nyaman dan penuh percaya diri.
“Berangkat dari komitmen mengawali segala sesuatu dengan bersih, kami ingin memastikan para atlet dapat bertanding dengan bersih dan nyaman, fokus meraih prestasi terbaiknya. Melalui aktivasi #BersihnyaBerikanKekuatan di kanal digital, kami juga mengajak masyarakat, khususnya konsumen SoKlin, untuk bersama-sama memberikan dukungan dan semangat bagi Tim Indonesia agar lagu Indonesia Raya dapat berkumandang sebanyak-banyaknya di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara,” ujarnya.
Lebih dari sekadar dukungan teknis, kehadiran SoKlin di SEA Games Thailand 2025 menjadi simbol bahwa para atlet Indonesia tidak berjuang sendirian. Ada dukungan hangat dari Tanah Air yang terus menyertai langkah mereka, meski harus bertanding jauh dari rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital