- Rumah Sakit Pluit resmi mengimplementasikan CT Scan Revolution Ascend 128 dengan teknologi AI TrueFidelity dari GE HealthCare.
- Teknologi baru ini menjamin proses diagnostik lebih cepat dan otomatis, mengurangi waktu tunggu serta meningkatkan efisiensi alur kerja.
- Peralatan ini menghasilkan kualitas pencitraan lebih tajam dan detail dengan tingkat paparan radiasi yang lebih rendah bagi pasien.
Suara.com - Kemajuan teknologi kesehatan terus membuka peluang baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis di Indonesia. Salah satu inovasi yang kini resmi hadir di Rumah Sakit Pluit adalah CT Scan Revolution Ascend 128 yang dilengkapi teknologi TrueFidelity, kecerdasan buatan (AI) dari GE HealthCare.
Kehadiran teknologi ini bukan sekadar pembaruan alat, tetapi sebuah lompatan besar dalam menghadirkan pelayanan diagnostik yang lebih cepat, nyaman, dan akurat bagi pasien.
Direktur Pluit Hospital, dr. Soeprianto Wiradjaja, Sp.B, menegaskan bahwa kehadiran teknologi terbaru ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan layanan rumah sakit.
“Teknologi ini memungkinkan kualitas pencitraan yang lebih baik, proses pemeriksaan yang lebih efisien, serta tingkat kenyamanan yang lebih tinggi bagi pasien. Kami percaya peningkatan ini akan membawa dampak positif bagi pasien sekaligus memperkuat visi Pluit Hospital untuk terus menyediakan layanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi ke masa depan,” ujarnya.
Teknologi CT Scan Revolution Ascend 128 memungkinkan proses pemeriksaan yang lebih cepat karena banyak tahapan kini berlangsung otomatis. Penempatan posisi pasien, pemilihan protokol, hingga proses rekonstruksi gambar dapat berjalan hampir tanpa sentuhan manual.
Otomatisasi ini mengurangi kebutuhan pengaturan hingga sekitar 66%, yang berarti waktu tunggu pasien menjadi lebih singkat dan alur pemeriksaan lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas hasil.
Bagi tenaga radiografer, fitur pemindaian barcode dan pemilihan protokol berbasis AI membantu meminimalkan risiko kesalahan. Alur kerja menjadi lebih presisi dan aman, sehingga tenaga kesehatan dapat memusatkan perhatian pada keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman pasien.
Kemampuan ini sangat penting di fasilitas kesehatan modern yang menangani beragam kasus setiap hari. Keuntungan utama lainnya adalah kualitas gambar yang dihasilkan.
Dengan teknologi TrueFidelity, gambar CT Scan menjadi lebih tajam, lebih jernih, dan memiliki detail lebih tinggi, termasuk pada kelainan berkontras rendah yang sebelumnya sulit terlihat.
Baca Juga: Revolusi Kesehatan Indonesia: Kedokteran Nuklir Jadi Kunci Diagnostik Akurat dan Terapi Presisi
Dokter Spesialis Radiologi Pluit Hospital, dr. Hadi Gunawan, Sp.Rad, menekankan bahwa inovasi ini membawa dampak besar dalam akurasi diagnosa.
“Dengan kualitas gambar yang lebih tajam dan paparan radiasi yang lebih rendah, pasien dapat menjalani pemeriksaan dengan lebih aman, sementara dokter memperoleh hasil yang lebih akurat dan dapat diandalkan untuk penanganan pasien,” jelasnya.
Teknologi ini diresmikan pada Rabu (10/12) oleh jajaran Pluit Hospital bersama GE HealthCare Indonesia, menandai fase baru dalam kemitraan kedua institusi yang telah terjalin selama 17 tahun.
CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo, menyampaikan kebanggaannya terhadap keberlanjutan kolaborasi ini.
“Kemitraan jangka panjang ini mencerminkan kepercayaan yang kuat antara kedua pihak serta komitmen kami untuk terus menghadirkan teknologi medis yang inovatif, aman, dan mudah diakses. Kami percaya bahwa setiap pasien berhak memperoleh layanan kesehatan yang cepat, akurat, dan berkualitas,” ujarnya.
Dengan hadirnya CT Scan Revolution Ascend 128, Pluit Hospital mempertegas komitmennya untuk menjadi rumah sakit yang terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi kesehatan global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital