Suara.com - Saat mengalami nyeri sendi seperti pegal, kram, hingga keseleo, sebagian besar masyarakat Indonesia memilih untuk mengoleskan obat gosok di bagian yang nyeri. Langkah ini dipercaya dapat menghilangkan rasa nyeri yang mungkin cukup menyiksa sebagian orang, benarkah?
Menurut pakar nyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, dr Ade Sri Wahyuni, SpRM, pemberian obat gosok pada bagian sendi yang nyeri tidak menghilangkan masalah hingga ke akarnya. Nyeri yang berkurang, lanjut dia, bersifat sementara dan berpeluang timbul pada beberapa waktu kemudian.
"Biasanya kan obat gosok itu bersifat menghangatkan. Nah, kandungan di dalamnya yang memberi rasa hangat dapat membuat pembuluh darah melebar dan rileks sehingga rasa nyeri bisa berkurang. Tapi sifatnya hanya sementara," ujar Ade di Jakarta, belum lama ini.
Lantas, pertolongan awal seperti apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri sendi? Ade menjelaskan bisa melakukan penanganan awal yang disebutnya RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation).
"Pertama, sendi diistirahatkan terlebih dahulu, lalu kompres dengan air es, kemudian dibebat dengan kain, dan diletakkan ke posisi lebih tinggi. Dengan cara ini, nyeri ringan biasanya akan menghilang, kalau tidak ampuh juga baru berikan tindakan lain dengan obat, operasi atau tanpa operasi," terangnya merinci.
Jika seseorang mengalami kondisi bengkak di area sendi yang cedera, disertai demam dan kesemutan, Ade menyarankan untuk segera mengunjungi dokter agar diketahui penyebab dan penanganannya yang tepat.
"Jangan ditunda agar nyeri tak semakin parah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat