Suara.com - Bagi sebagian orang yang tak memiliki wastafel, sikat gigi biasanya diletakkan di sudut-sudut tertentu di kamar mandi atau dekat toilet. Padahal cara ini sangat tidak dianjurkan, karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Founder klinik gigi OMD, drg. Oktri Manessa mengatakan, menyimpan sikat gigi di sembarang tempat berisiko tertular bakteri jahat yang bersumber dari toilet. Bukannya gigi semakin bersih, bebas bakteri, yang terjadi justru sebaliknya.
"Walaupun tidak terlihat dengan mata, kuman dan bakteri penyebab berbagai masalah kesehatan, akan dengan mudah berpindah ke sikat gigi," ujarnya.
Oleh karena itu, Oktri menyarankan untuk lebih memperhatikan tempat penyimpanan sikat gigi. Ketika meletakkannya berbarengan dengan sikat gigi milik anggota keluarga lainnya, misalnya, pastikan agar kepala sikat tidak saling bersinggungan dengan penggunaan helm sikat.
"Sebaiknya diletakkan jauh dari toilet, jangan disimpan di tempat yang lembab, setelah menyikat gigi bilas sikat gigi sampai bersih, jangan meninggalkan bekas pasta gigi atau kotoran yang menempel, dan letakkan kepala sikat gigi di atas atau dalam kondisi berdiri," imbuhnya.
Selain itu, Oktri juga mengingatkan untuk rutin mengganti sikat gigi minimal tiga bulan sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit