Suara.com - Masalah influenza kerap mengintai orang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Terlebih dengan cuaca yang tak menentu seperti saat ini, prevalensi penderita influenza pun semakin meningkat.
Dr Jeeve Kanagalingam selaku Director of The ENT Practice, Mount Elizabeth Novena Specialist Centre mengatakan ada cara mudah untuk menanggulangi influenza selain menjalani gaya hidup sehat, yaitu berkumur dengan antiseptik yang mengandung povidone iodine.
"Berkumur dengan antiseptik ampuh dalam mencegah infeksi flu dan batuk. Di Jepang ada penelitian, bahwa anak yang pergi ke sekolah saat musim flu dan mereka rutin berkumur dua kali sehari risiko untuk mengidap influenza menurun," ujarnya pada temu media yang dihelat Betadine di Jakarta, Kamis (19/5/2016).
Hal ini terjadi, karena kuman dan virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Sehingga dengan berkumur menggunakan antiseptik, kuman dan virus pun terhalau sebelum masuk ke dalam tubuh.
"Misalnya ketika sudah merasakan gejala influenza seperti hidung tersumbat dan tenggorokan sakit, segera kumur dengan antiseptik yang mengandung povidone iodine empat kali sehari," imbuh Jeeve.
Ia mengklaim bahwa lima bilas detik setelah penggunaan, kuman dan virus akan mati, sehingga cara ini dinilai sangat efektif bagi mereka yang ingin mendapatkan proses penyembuhan yang cepat.
Lalu, apakah berkumur dengan antiseptik memiliki efek samping layaknya penggunaan antibiotik yang tak bijak? Jeeve mengatakan bahwa meski keduanya memiliki khasiat yang sama dalam membunuh bakteri, penelitian menyebut bahwa antiseptik aman digunakan jangka panjang sebagai tindakan pencegahan.
"Kalau untuk pencegahan sebaiknya berkumur dua kali sehari. Aman kok, bahkan penggunaan 24 minggu pada pasien kami tidak ada keluhan atau efek samping apapun, namun harus diingat jangan sampai tertelan," lanjutnya lagi.
Bahkan bagi pasien kanker yang sedang menjalani radioterapi, Jeeve menyarankan untuk rutin berkumur dengan antiseptik, guna mengatasi masalah sariawan yang kerap dikeluhkan selama proses kemoterapi ini.
"Pasien kanker yang mendapatkan radioterapi itu sering kena sariawan yang parah, karena daya tahan tubuh menurun. Menggunaakn obat kumur antiseptik yang mengandung povidone iodine bisa mengobati keluhan sariawannya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian
-
Puasa Batal atau Tidak Kalau Pakai Obat Kumur untuk Hilangkan Bau Mulut?
-
Hempas Bau Mulut saat Puasa! Ini 5 Obat Kumur yang Wajib Kamu Coba
-
Apakah Pakai Obat Kumur Membatalkan Puasa? Ini 5 Rekomendasinya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian