Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Salam kenal, saya seorang perempuan yang tertarik menanyakan tentang gejalan kanker serviks, apa saja ya, Dok? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
LD
Jawab:
Selamat malam saudari LD,
Kanker serviks yang dikenal juga dengan Kanker leher rahim adalah terjadinya perubahan struktur sel menjadi suatu keganasan di daerah mulut rahim (biasa disebut sebagai serviks). Semua perempuan berisiko terkena kanker serviks.
Kanker ini disebabkan oleh virus HPV dan biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.
Gejala Kanker Serviks
Pada tahap awal, kanker serviks tidak menampakkan gejala. Namun pada kasus kanker serviks stadium lanjut, beberapa gejala dapat muncul seperti: perdarahan, keputihan yang berbau, sulit buang air kecil, dan nyeri panggul.
Penyebab kanker serviks adalah HPV (Human Papilloma Virus). Dari sekian banyak tipe HPV, diteliti bahwa HPV nomor 16 dan 18 merupakan 70 persen penyebab kasus kanker serviks di dunia. Beberapa faktor risiko yang menyebabkan seorang perempuan relatif lebih berisiko terkena kanker serviks adalah:
- Hubungan seksual pertama kali saat usia muda
- Berganti-ganti pasangan seksual
- Infeksi menular seksual
- Angka kehamilan tinggi
- Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang
Komplikasi Akibat Kanker Serviks
Pada stadium lanjut, kanker serviks dapat menyebar ke organ tubuh sekitar, dan ini merupakan hal yang sangat tidak diinginkan. Tingkat penyebaran kanker serviks ini jugalah yang akan menentukan level stadium penyakit tersebut.
Diagnosa Kanker Serviks
Sebagian besar kasus kanker serviks ditemukan pada stadium lanjut. Hal ini disebabkan oleh karena tidak didapatkannya gejala pada stadium awal yang membuat pasien perempuan tidak waspada.
Cara mendiagnosis kanker ini dengan memeriksakan secara teratur kondisi organ reproduksi ke dokter. Sangat disarankan bagi perempuan yang telah menikah atau telah aktif secara seksual, untuk secara teratur (setahun sekali) melakukan screening dengan metode pap smear.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Nita Chandra Nirwana
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius