Suara.com - Apakah Anda penyuka makanan seperti steak, burger dan hot dog? Jika iya, mungkin sekarang saatnya bagi Anda untuk membatasinya.
Penelitian yang baru diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, menemukan bahwa konsumsi terlalu banyak daging merah seperti steak dan burger, serta daging olahan seperti hot dog, bacon, dan daging beku dapat meningkatkan risiko kematian, terutama yang disebabkan oleh kanker dan penyakit jantung.
Selain berisiko menyebabkan jantung koroner dan kanker, mengonsumsi daging olahan juga dapat menyebabkan risiko degenerasi pada makula yang berbahaya untuk retina mata Anda.
Konsumsi daging olahan secara berlebihan dikaitkan dengan asupan yang tinggi dari senyawa N-nitroso, heme iron, dan glikasi yang dapat menyebabkan cedera oksidatif dan mungkin menjadi racun bagi retina.
Sebaliknya, menurut sebuah studi, ayam dan ikan ternyata bertolak belakang dengan daging merah olahan yang dapat membuat degenerasi pada makula.
Ada sejumlah alasan mengapa daging merah olahan begitu berbahaya untuk kesehatan Anda yang mengarah pada penyakit fatal sampai pada kematian.
Pertama, zat penyebab kanker seperti amina heterosiklik yang merupakan senyawa kimia akan terbentuk pada suhu tinggi ketika daging dimasak.
Selanjutnya, daging merah olahan juga berisi natrium klorida dalam jumlah yang banyak yang berfungsi sebagai pengawet dan penambah rasa, namun juga menyebabkan retensi air dan penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit paru obstruktif kronik dan gangguan jantung.
Menghilangnya Nitrit saat diolah, senyawa N-nitroso dan nitrosamin yang mempengaruhi warna merah pada daging tetap terjaga baik dan mencegah pertumbuhan bakteri penyebab kanker perut dan usus. (Boldsky)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh