Para peneliti telah menemukan bukti bahwa ekstrak buah jeruk alami dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal dan bahkan dapat memecah kristal yang mengendap dalam ginjal.
Menurut peneliti hal ini disebabkan adanya senyawa hydroxycitrate (HCA) dalam jeruk yang berperan melarutkan kalsium kristal oksalat, komponen yang membentuk batu ginjal manusia.
"HCA menunjukkan potensinya sebagai terapi untuk mencegah batu ginjal," tulis para peneliti dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature.
Penulis utama studi Jeffrey Rimer, Associate Professor di University of Houston di Amerika Serikat mengatakan, risiko batu ginjal meningkat pada mereka yang mengidap diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.
Hingga saat ini belum ada pengobatan mutakhir yang dapat mengatasi batu ginjal tanpa rasa sakit. Dokter biasanya mengimbau pada pasien yang berisiko mengembangkan batu ginjal untuk minum banyak air putih dan menghindari makanan yang kaya oksalat, seperti rhubarb, okra, bayam dan kacang almond.
Biasanya dokter juga merekomendasikan pasien untuk mengonsumsi suplemen sitrat (CA), dalam bentuk kalium sitrat, yang dapat memperlambat pertumbuhan kristal, tetapi beberapa orang tidak dapat mentoleransi efek sampingnya.
"HCA yang ditemukan dalam jeruk lebih disukai sebagai terapi dibanding CA (kalium sitrat) karena efek terapi yang lebih cepat dan ampuh dalam mencegah maupun mengatasi pertumbuhan batu ginjal dan minim efek samping," ujar peneliti.
Meski demikian peneliti masih menguji seberapa besar dosis yang aman untuk diberikan sebagai terapi pencegahan jangka panjang. (Zeenews)
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri