Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Saya mengendarai motor sekitar 2 jam, setelah itu tangan kiri terasa kebas dan kesemutan, Dok. Lalu saat saya gerakan (melipat dan membuka) siku saya seperti ada bunyi 'krek'. Bagaimana penanganan awal untuk mengurangi keluhan tersebut, Dok? Kira-kira obat apa yg bisa saya konsumsi? Mohon sarannya. Terima kasih.
SM
Jawab:
Selamat sore Saudara HM,
Kesemutan sementara terjadi ketika ada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu lama. Hal ini membuat pasokan darah ke saraf di daerah itu menjadi terhambat. Contohnya apabila dalam posisi tidur tangan tertindih kemudian akan terjadi kesemutan sementara.
Selain itu apabila posisi stagnan dalam waktu lama semisal saat duduk di pesawat atau bis, kaki tertekuk dan tidak digerakkan, serta posisinya seperti itu dalam posisi yang sama maka aliran darah juga tidak lancar sehingga terjadi kesemutan.
Sama halnya yang terjadi pada tangan Anda saat mengendarai motor, karena posisinya stagnan dalam jangka waktu lama.
Cara mengatasinya adalah dengan melakukan latihan sederhana seperti menggerakkan jari-jari tangan setiap minimal 30 menit untuk melancarkan aliran darah kembali.
Selain itu juga apabila area yang mengalami tekanan, bisa dibenarkan posisinya agar terbebas dari tekanan sehingga aliran darah juga kembali lancar. Anda juga dapat mengonsumsi vitamin yang baik untuk saraf, yaitu vitamin B kompleks.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Ni Putu Tesi Maratni (Dokter Umum)
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh