Ilustrasi keluarga harmonis. [shutterstock]
Hubungan antara anak dan orangtuanya sangat pentin terhadap perkembangan anak. Untuk itu, orangtua harus dapat menciptakan pikiran yang positif dan menanamkan kepercayaan diri yang kuat bagi sang buah hati.
Linzi Band, pengajar Social and Emotional Thinking (SET) di Australian Independent School (AIS), mengatakan bahwa orangtua bisa membuka hubungan baik dengan anak mereka melalui makan malam.
"Makan malam bersama keluarga adalah hal yang sangat penting. Tak peduli Anda lelah sepulang bekerja, atau terkena macet, sediakan waktu makan bersama dengan anak. Buka pembicaraan mengenai apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka alami. Ini akan membuat mereka terbuka dan jujur pada Anda," ungkap dia dalam Media Workshop Program SET di AIS Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2016).
Bagi orangtua, yang perlu diingat ketika berbicara pada anak adalah jadi pendengar yang baik bagi mereka. Hindari menyela pembicaraan atau mengeluarkan kata yang menghakimi.
Selain itu, Linzi menekankan orangtua untuk tidak pelit memuji buah hati mereka, hal itu gunanya membangun rasa percaya diri yang kuat dalam diri anak. Hal ini juga termasuk salah satu bonding antara orangtua dan anak.
"Orangtua harus lebih mendegarkan anak. Jika mereka sudah terbuka, mereka akan banyak bercerita. Jadi orangtua harus membuka hati dan mendengarkan apa yang mereka ceritakan," saran dia.
Setelah mengetahui perasaan dan hal apa yang terjadi pada mereka, cobalah untuk selalu mengkomunikasikannya ke pihak sekolah, agar tujuan membuat pikiran dan lingkungan positif pada anak sejalan, kata Linzi.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh