Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Kenapa saya begitu takut sama darah kecuali darah haid sendiri. Waktu itu saya melihat jari adik saya kena pisau dan darahnya bercecer, saya nggak tega melihatnya. Saya lemas dan menangis, tapi berujung kedua tangan dan kaki saya jadi kaku atau kram. Sampai sekarang kalau melihat darah sedikit (jari tangan saya pernah kena jarum) pun saya merasa lemas dan keingat kejadian itu. Apakah saya phobia darah, Dok? Lalu, bagaimana mengatasi kondisi ini? Mohon sarannya. Terima kasih.
FR
Jawab:
Selamat malam Saudari FR,
Fobia adalah rasa takut yang berlebihan terhadap objek atau situasi tertentu. Ketakutan berlebihan ini tidak jarang menyebabkan depresi, kecemasan, serta kepanikan yang parah.
Berdasarkan jenis ketakutannya, fobia dibagi menjadi dua.Fobia yang pertama adalah fobia spesifik.Fobia spesifik biasanya mulai berkembang sejak masa kanak-kanak atau remaja.
Contoh-contoh fobia spesifik adalah fobia terhadap lingkungan, fobia terhadap hewan, fobia terhadap situasi, fobia seksualitas, dan fobia secara fisik.Fobia jenis kedua adalah fobia kompleks.
Jenis fobia ini biasanya berkembang di masa dewasa.Salah satu contoh fobia kompleks adalah fobia sosial. Hingga kini penyebab fobia belum diketahui secara jelas.
Meski begitu, ada beberapa faktor yang diduga kuat dapat menyebabkan kondisi ini. Ada kemungkinan Anda memang fobia terhadap darah (fobia secara fisik).
Namun selama hal tersebut tidak mengganggu hidup Anda, tidak perlu dikhawatirkan. Hal tersebut lumrah terjadi pada setiap orang.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Rahajeng A.P
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh