Suara.com - Sunat selama ini dianggap sebagai kewajiban khususnya bagi laki-laki yang beragama Islam. Namun tahukah Anda bahwa sunat membawa dampak positif bagi kesehatan laki-laki.
Menurut dr Mahdian Nur Nasution SpBS dari Rumah Sunatan, salah satu manfaat yang dapat dirasakan lelaki yang disunat adalah menurunkan risiko terjangkit HIV AIDS. Bahkan sunat, lanjut dia, juga dapat mengurangi risiko laki-laki terkena kanker prostat.
"Sudah banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa lelaki yang disunat memiliki risiko 4.5 kali lebih rendah tertular HIV dibandingkan lelaki yang tidak disunat," ujar Mahdian pada temu media belum lama ini.
Alasannya, tambah dia, saat lelaki tak disunat berhubungan intim, maka akan terjadi gesekan yang lebih besar saat penetrasi yang meningkatkan risiko penularan terkena HIV AIDS.
"HIV itu menular lewat gesekan saat berhubungan seksual. Kalau lelaki tidak disunat kan ujung kulit penis atau kulupnya masih ada, dan ini membuat gesekan berlebihan bahkan timbul luka yang membuat virus HIV gampang menginfeksi," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?