Suara.com - Sunat selama ini dianggap sebagai kewajiban khususnya bagi laki-laki yang beragama Islam. Namun tahukah Anda bahwa sunat membawa dampak positif bagi kesehatan laki-laki.
Menurut dr Mahdian Nur Nasution SpBS dari Rumah Sunatan, salah satu manfaat yang dapat dirasakan lelaki yang disunat adalah menurunkan risiko terjangkit HIV AIDS. Bahkan sunat, lanjut dia, juga dapat mengurangi risiko laki-laki terkena kanker prostat.
"Sudah banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa lelaki yang disunat memiliki risiko 4.5 kali lebih rendah tertular HIV dibandingkan lelaki yang tidak disunat," ujar Mahdian pada temu media belum lama ini.
Alasannya, tambah dia, saat lelaki tak disunat berhubungan intim, maka akan terjadi gesekan yang lebih besar saat penetrasi yang meningkatkan risiko penularan terkena HIV AIDS.
"HIV itu menular lewat gesekan saat berhubungan seksual. Kalau lelaki tidak disunat kan ujung kulit penis atau kulupnya masih ada, dan ini membuat gesekan berlebihan bahkan timbul luka yang membuat virus HIV gampang menginfeksi," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak