Suara.com - Kehamilan membuat setiap perempuan memiliki pengalaman baru yang berkesan seumur hidup. Salah satunya adalah pergerakan bayi di dalam rahim.
Setiap perempuan pasti akan merasakan kebahagiaan ketika bayi mereka mulai menendang di dalam perut. Namun tahukah Anda tendangan bayi sebenarnya menjelaskan banyak hal?
Berikut beberapa fakta tendangan bayi yang dilansir dari Boldsky.
Fakta 1
Pada ibu yang sudah pernah mengalami masa kehamilan sebelumnya, tendangan bayi pada bayi berikut akan terjadi lebih awal, yakni pada usia kandungan 13 minggu. Ini bisa jadi karena tingkat kesadaran mereka meningkat setelah kehamilan pertama.
Fakta 2
Umumnya, saat pertama kali hamil, seorang ibu bisa merasakan tendangan bayi mereka dalam usia kehamilan antara 18-24 minggu.
Fakta 3
Tendangan bayi juga tergantung pada asupan makanan Anda karena beberapa makanan dapat membuat bayi menjadi lebih aktif, sedangkan beberapa tidak.
Fakta 4
Secara umum, gerakan di dalam janin yang Anda alami terjadi setelah Anda mengonsumsi sesuatu. Mereka juga dapat terjadi selama aktivitas fisik atau selama saat tingkat gula darah rendah dalam tubuh Anda.
Fakta 5
Setelah bulan ke-36, mungkin ada penurunan dalam intensitas tendangan bayi karena pertumbuhan.
Fakta 6
Lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter Anda tentang posisi yang ideal ketika tidur untuk memastikan sirkulasi yang tepat bagi rahim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital