Suara.com - Seribu hari pertama adalah masa penting bagi kehidupan seorang anak, yang akan berdampak pada masa depannya. Menurut Dokter Anak Herbowo Soetomenggolo, seribu hari pertama kehidupan atau yang biasa disebut 'periode emas' dimulai dari hari pertama kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.
Periode ini, kata dia, juga penting karena tahap ini merupakan peluang bagi anak mendapatkan dasar-dasar kesehatan optimal, pertumbuhan dan perkembangan saraf untuk seluruh jangka kehidupan mereka.
"Jadi kalau di masa seribu hari pertama, anak memiliki masalah, akan terbawa hingga mereka dewasa. Karena seribu hari pertama adalah jendela kesempatan untuk anak," jelasnya dalam acara 'Mitu Dunia Eksplorasi' di Jakarta, Kamis (22/12/2016).
Karena hal ini, lanjut dr Herbowo, diharapkan orang tua bisa melakukan berbagai hal yang tepat dalam periode ini. Prinsipnya, sebenarnya sangat mudah, yakni yang dimulai dari terpenuhinya nutrisi, serta melakukan stimulasi yang optimal.
Tak hanya itu, sebaiknya orang tua, khususnya ibu, lebih memperhatikan lingkungan sekitar anak, dan bisa lebih mengeksplorasi lingkungan sekitar dengan aman dan higienis.
"Jangan batasi anak untuk bereksplorasi. Biarkan dia melakukan apa yang dia inginkan, mengenal lingkungannya. Tugas orang tua hanya mengawasi dan biasakan untuk terlibat," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat