Suara.com - Mendengar kata "kanker", maka tak sedikit orang yang was-was jika sewaktu-waktu dirinya mengidap penyakit tersebut. Pasalnya, tak sedikit penderita kanker yang berujung kematian karena telat mendeteksi kondisinya.
Hal ini dikarenakan, tak semua kanker menunjukkan gejala awal. Mereka pun tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tanpa menyadari bahwa sel kanker terus menggerogoti tubuhnya.
Untuk itu Anda harus mengenali jenis-jenis kanker yang tak menunjukkan gejala. Dengan demikian, kesadaran untuk melakukan deteksi dini secara rutin akan semakin digalakkan.
Berikut tiga jenis kanker yang hampir tidak menunjukkan gejala apapun pada stadium awal, seperti dilansir laman Boldsky.
1. Kanker Prostat
Kanker prostat adalah jenis kanker yang mempengaruhi kelenjar prostat pada lelaki berusia di atas 50 tahun. Kanker prostat dapat mematikan karena tidak menunjukkan tanda-tanda, sampai penderita memasuki stadium akhir yang memicu banyak komplikasi. Jadi sebaiknya jika Anda laki-laki dan mulai memasuki usia 40 tahun, mulailah rutin melakukan deteksi dini kanker prostat.
2. Kanker Kolon
Kanker kolon atau usus besar adalah jenis kanker yang mempengaruhi usus lelaki dan perempuan. Awalnya, kanker usus besar juga tidak menunjukkan gejala apapun yang spesifik. Gejala awal kanker usus besar biasanya hanya meliputi sakit perut, muncul bisul, sindrom iritasi usus, dan lainnya, yang kerap diabaikan oleh korban karena berpikir bahwa itu bukan sesuatu yang serius.
3. Kanker Testis
Kanker yang menyerang organ intim laki-laki ini juga merupakan pembunuh diam-diam, karena tak menunjukkan gejala apapun. Meski demikian kanker testis dapat disembuhkan jika terdeteksi secara awal. Jadi, jangan ragu untuk melakukan deteksi dini sebagai langkah pencegahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS