Suara.com - Pemain sinetron Christian Sugiono sangat menjaga asuapan makanan yang dikonsumsi keluarganya. Salah satunya, berhati hati menggunakan minyak goreng serta tak menggunakan garam pada masakan yang dikonsumsi.
"Masakan di rumah kami nggak memakai garam. Kebiasaan tidak memakai garam pada makanan amat disukai anak anak. selain itu, kami juga berhati hati memakai minyak buat menggoreng makanan. Minyak yang sudah dipakai menggoreng dan sudah berubah warna, meski baru satu kali pakai, sudah harus dibuang. Jadi harus benar memakai minyak goreng. Kalau nggak, amat berbahaya bagi kesehatan tubuh," ucap Christian Sugiono di acara SunCo di Cheers Residen, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017) sore.
Selain itu, kata dia, harus pandai-pandai memilih lauk pauk seperti ikan yang bebas dari formalin.
"Bisa nggak sehat. Karena makanannya sudah tercampur formalin. Tapi, Titi jago memilih ikan yang bebas formalin. Dan dia juga faham cara menggoreng dengan minyak yang benar. Dan Titi mengajarkan pada pembantu rumah agar tidak memakai minyak yang sudah berubah warna," terangnya.
Aku Christian, ia dan keluarga mengupayakan mengkonsumsi makanan organik. Sedikit lebih mahal, tapi amat baik bagi investasi kesehatan.
"Kesehatan prioritas bagi saya dan Titi. Dan sekarang ini saya menanam tanaman hidroponik, sayur sayuran. seperti selada. kangkung, popcay. Mudah hanya pakai pipa," terang Christian bercerita cara dirinya memilih makanan sehat.
dr.Tirta Prawita Sari, M.Sc., Sp.GK. Sekretaris Komite Nasional Gizi dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan, minyak yang sudah berubah warna tidak baik untuk dipakai menggoreng masakan.
"Menjadi penyebab penyakit jantung, diabetes dan kanker. Jadi minyak yang sudah berubah warna, minyaknya sudah rusak dan jangan dipakai. Penyakit tidak menular disebabkan minyak yang tidak layak ini, saat inj banyak diderita ekonomi lemah. Kalau dahulu orang ekonomi berada. Karena itu pentingnya pengetahuan bagaimana cara memakai minyak yang benar harus diterapkan," tuntasnya.
Deputy marketing manager sunco juga menjelaskan ciri-ciri minyak goreng yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari "Nah ciri-ciri minyak goreng baik itu yang paling mudah dilihat warnanya bening, tidak mudah beku, sedikit menempel dimakanan, nampak lebih encer dan tidak serik ditenggorokan" ujar Maulina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran