Suara.com - Memiliki payudara indah merupakan impian semua perempuan. Berbagai cara pun dilakukan agar bisa mendapat bentuk payudara elok. Salah satu metode yang umum adalah suntik silikon. namun, sepertinya masih banyak perempuan belum tahu memperbesar ukuran payudara dengan cara ini ternyata berisiko.
dr Vera Nevyta Tarigan SpRad, dokter spesialis radiologi Siloam Hospital Kebon Jeruk mengatakan suntik silikon cair dapat mengganggu pemeriksaan kanker payudara. Bahkan, menimbulkan gangguan pada 'aset' kaum hawa tersebut.
"Hasil pemindaian melalui mamografi menjadi tidak akurat karena mesin membaca silikon cair sebagai tumor," ujar dia pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk belum lama ini.
Salah satu metode yang disarankan untuk csreening kanker payudara pada perempuan yang memakai silikon cair adalah MRI. Pemeriksaan ini bisa mendeteksi lebih jelas mana bagian kista yang harus diwaspadai kanker, silikon cair, dan jaringan tubuh itu sendiri.
Diimbau dokter Vera, sebaiknya kaum hawa menghindari penggunaan silikon cair untuk memperbesar payudara. Selain efek samping yang cukup besar, tampilan payudara yang menggunakan silikon cair tak seindah karya dokter spesialis bedah plastik.
"Perempuan kan sebenarnya memperbesar payudara untuk kecantikan. Dokter bedah plastik akan menganjurkan prosedur yang benar dan minim efek samping," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi