Suara.com - Rasa lelah karena aktifitas di siang hari, tapi bayi yang baru dilahirkan sulit tidur? Hal tersebut bisa jadi merupakan problem bagi sebagain ibu.
Untuk mengurangi beban dan mimpi buruk tersebut, pakar tidur asal Inggris Mandy Gurney akan berbagi enam tips untuk para bunda.
Seperti yang dikutip dari mirror.co.uk, Mandy Gurney yang sudah 15 tahun lebih memberikan nasihat dan masukan bagi para orangtua mengaku semakin kebanjiran pertanyaan oleh para orangtua baru.
"Ini bukan karena bayi tidur lebih sedikit tapi hanya karena orang tua tidak takut untuk meminta bantuan profesional dan mendapatkan manfaatnya. Dengan begitu banyak perempuan segera kembali bekerja setelah kelahiran bayi mereka, mereka secara fisik perlu bayi mereka untuk tidur lebih baik. Sehingga mereka, pada gilirannya, bisa tidur lebih baik juga," tutur perempuan yang juga pendiri Millipond Children's Sleep Clinic.
1. Ajarkan bayi Anda perbedaan siang dan malam
Bayi yang baru lahir akan menghabiskan rata-rata 16 jam dalam setiap 24 kali tidurnya. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengajarkan bayi antara gelap dan tidur juga terang dan terjaga.
Pada siang hari, ibu dapat membawa anak pada keramaian dan hiruk pikuk kehidupan normal tetapi pada malam hari, ibu dapat menghindari mereka dari keramaian. Menjaga suara agar tetap rendah dan meminimalisir kontak mata, dengan dikombinasikan efek penidur dari kegelapan. Pada akhirnya akan membantu bayi untuk belajar bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur.
Dalam waktu 10 minggu, diharapkan bayi mampu memahami bahwa ia harus tidur lebih lama di malam hari.
2. Tidur siang yang menyenangkan
Bayi yang kelelahan sangat sulit untuk tetap terjaga, sehingga tidur siang sangat penting dan merupakan sinyal bagi kualitas tidur bayi. Selama tidur, bayi bisa saja tetap tenang dan diam, menggosok-gosokkan mata atau menguap bahkan menangis.
Jika sudah begitu, bawa segera bayi ke boks tidurnya atau berikan ia selimut agar lebih merasa nyaman. Pada akhir bulan pertama, pola tidur siang biasanya muncul dengan bayi membutuhkan tidur siang setiap satu setengah jam setelah waktu bangun mereka sebelumnya.
Baca Juga: Kocak! Rambut Justin Timberlake Ternyata Mirip Mi Instan
3. Memiliki waktu tidur yang rutin
Hal ini penting untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang sehat. Latihan memiliki waktu tidur yang tepat merupakan kunci agar bayi dapat terbiasa dengan rutinitas tidurnya. Anda hanya tinggal memberikan pesan sederhana bahwa ini waktunya untuk tidur.
4. Susu terpisah dari tidur
Selama minggu-minggu awal, bayi kemungkinan besar akan membutuhkan ASI atau susu sebelum tidur. Tetapi seiring berjalannya waktu, ibu dapat membiasakan memberi susu pada bayi sebelum mandi sehingga bayi tidak akan tergantung untuk mengisap susu sebelum tidur.
5. Baringkan bayi
Sebaiknya jangan biasakan bayi tertidur di kereta dorong, ayunan atau bahkan dalam pelukan. Cobalah untuk tidak membuat kebiasaan sehingga bayi akan belajar bagaimana tidur sepanjang malam. Dengan begini, jika bayi terbangun di malam hari, mereka tidak akan khawatir dan mengejutkan mereka.
6. Membantu bayi tidur dengan baik di malam hari
Saat malam, bayi yang baru lahir memiliki siklus tidur selama 60 menit. Namun pada tiga bulan kemudian, siklus tidur akan bertambah menjadi 90 menit.
Jika saat malam, bayi mulai merengek, periksa sebentar dan pastikan bayi dalam kondisi nyaman, tidak lapar, tidak terlalu panas atau dingin dan pastikan popoknya bersih. Beri belaian sedikit, dengan begitu ia akan mulai tenang dan kembali mengantuk. (Risna Halidi)
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?