Suara.com - Arena bermain di mal merupakan tempat alternatif bagi para orangtua untuk menyenangkan buah hatinya. Berbagai macam permainan dengan iringan musik yang bervolume keras membuat suasana arena bermain indoor menjadi meriah.
Namun sayangnya mengajak anak bermain di arena dalam ruangan ini dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran pada anak. Menurut dr Damayanti Soetjipto Sp.THT, batas aman sumber suara yang tidak mengganggu kemampuan mendengar adalah 80 desibel. Sedangkan arena bermain di dalam mall memiliki tingkat kebisingan 96.1 dB hingga 128 dB.
"Itu kalau semakin tinggi tingkat kebisingannya maka ada durasi tertentu yang boleh diperdengarkan. Misal kalau 96 dB batasnya 30 menit, atau kalau 128 dB itu cuman 2 detik. Tapi kalau di mal kan orangtua bisa ajak anak berjam-jam main disana," ujarnya pada temu media Peringatan Hari Pendengaran Sedunia di Kemenkes Jakarta, Rabu (1/3/2017).
Akibatnya, kata Damayanti, anak bisa mengalami gangguan pedengaran yang berujung pada tuli. Untuk itu, ia mengimbau agar orangtua tak terlalu sering mengajak anaknya bermain di area dengan tingkat kebisingan tinggi.
"Kalau mau tahu seberapa besar tingkat kebisingan bisa pakai aplikasi noise meter atau sound meter yang bisa diunduh di gadget. Jadi, kita bisa ukur ini lingkungan sekitar bagus enggak buat pendengaran kita," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif