Suara.com - Ada saat dimana ketika mengonsumsi makanan tertentu ada sisa makanan yang tiba-tiba terjebak di antara sela-sela gigi. Untuk mengeluarkannya, sebagian besar Anda tentu memilih tusuk gigi.
Tapi tahukah Anda bahwa ada dampak yang bisa diakibatkan dari penggunaan tusuk gigi. Dilansir Boldsky, tusuk gigi tak hanya membahayakan bagi gusi namun juga rongga mulut secara keseluruhan.
Berikut beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya menghindari penggunaan tusuk gigi, seperti dilansir dari laman Bokdsky.
1. Menyebabkan abrasi gusi
Gerakan menyodok sisa makanan yang terselip diantara gigi dapat menyebabkan abrasi gusi dan pendarahan. Pada gilirannya hal ini dapat memicu gigi mudah lepas karena gusi menjadi turun.
2. Penyakit gusi
Menggunakan tusuk gigi sesekali saja mungkin tak langsung memicu efek negatif bagi rongga mulut. Namun jika hal ini sudah menjadi kebiasaan maka Anda berisiko mengalami penyakit gusi.
3. Merusak enamel gigi
Ketika seseorang menggunakan tusuk gigi maka mereka cenderung mengunyah tusuk gigi selama beberapa menit. Kebiasaan ini turut menyumbang kerusakan pada enamel gigi.
4. Merusak akar gigi
Sering menggunakan tusuk gigi dapat membuat gusi bergerak turun dari posisi sebenarnya. Selain itu hal ini juga dapat berefek pada kerusakan akar gigi yang menyebabkan rasa nyeri luar biasa.
5. Bau mulut
Tusuk gigi biasanya digunakan untuk mengeluarkan sisa makanan yang terjebak di sela-sela gigi. Namun ketika Anda mengeluarkan sisa makanan yang telah mengendap lama dengan tusuk gigi, hal ini akan memicu bau yang tak sedap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia