Suara.com - Kista ovarium adalah kantung padat berisi cairan atau saku berupa kista di dalam atau pada permukaan ovarium. Hal ini telah menjadi sesuatu yang sangat umum, bahkan pada wanita yang masih menjalani masa menstruasi mereka.
Sebagian besar kista ovarium berbentuk kecil dan dan tak menimbulkan gejala apapun. Namun, gejala dapat muncul saat kista tumbuh. Rasa sakit mungkin tajam atau tumpul dan juga dapat datang dan pergi.
Berikut adalah beberapa gejala awal kista ovarium yang harus dikenali perempuan seperti perut kembung, rasa sakit saat bergerak pada bagian usus, pelvic nyeri pada sebelum atau saat menstruasi, nyeri di punggung bawah, pusing dan muntah.
Gejala parah dari kista ovarium yang membutuhkan perhatian medis segera adalah demam dan sulit bernapas. Namun, menemukan kista ovarium pada saat melakukan scan ultrasound bukan berati Anda telah divonis memiliki kanker.
Sebuah penelitian skrining oleh Dr. Usha Menon dari University College London, melalui laporan di jurnal BJOG baru-baru ini menunjukkan, perempuan dengan apa yang disebut "kista inklusi" tidak pada risiko tinggi terjangkit kanker ovarium.
Hal tersebut mematahkan asumsi bahwa adanya kista dalam tubuh wanita adalah vonis awal kanker. (zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien