Suara.com - Pernahkah Anda membayangkan berapa banyak pestisida pada buah dan sayuran yang Anda konsumsi? Jika ya, laporan tahunan Environmental Working Group (EWG), baru saja mengungkap jenis buah yang mengandung banyak pestisida.
Sayur dan buah-buahan yang tergolong mengandung pestisida tertinggi adalah stroberi, bayam, nactarine, apel, seledri, anggur, pir, ceri, tomat, paprika, dan kentang.
Sedangkan buah dan sayur yang relatif mengandung pestisida dalam jumlah sedikit antara lain jagung manis, alpukat, nanas, kubis, bawang, kacang polong, pepaya, asparagus, mangga, terong, melon, kiwi, kembang kol, dan jeruk.
Menurut peneliti, meski sudah dicuci menggunakan sabun khusus buah dan sayur, masih ada total 178 pestisida yang terkandung di permukaan buah dan sayur. Penelitian pun telah banyak menyebut bahaya pestisida pada buah dan sayur.
Beberapa diantaranya, pestisida dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak, memicu gangguan saraf, hingga menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah jika dikonsumsi oleh ibu hamil.
Untuk itu, pastikan Anda mencuci terlebih dahulu buah dan sayuran sebelum mengonsumsinya. Jika perlu, kupas bagian terluar buah untuk menghindari residu pestisida.
Alternatif lainnya yang lebih aman adalah mengonsumsi buah dan sayuran organik yang diklaim bebas dari penggunaan pestisida dan bahan kimia lainnya. [Medical Daily]
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian