Suara.com - Saat mengonsumsi makanan, pastikan bahwa kandungannya bebas pestisida.
Pasalnya, sebuah penelitian baru-baru ini menemukan, buah-buahan dan sayuran yang mengandung pestisida dapat membahayakan kualitas sperma.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health, laki-laki yang rutin mengonsumsi stroberi, bayam dan paprika, dengan tingkat pestisida yang tinggi memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dibanding mereka yang mengonsumsi makanan dengan tingkat residu rendah.
Penelitian ini merupakan studi pertama yang melihat adanya hubungan antara paparan residu pestisida pada buah dan sayuran dengan kualitas sperma laki-laki.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis 155 orang yang terdaftar dalam studi Environment and Reproductive Health (EARTH).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang mengonsumsi dalam jumlah besar sayur dan buah-buahan mengandung pestisida lebih dari 1,5 porsi sehari memiliki sperma 49 persen lebih rendah dibanding laki-laki yang tidak atau kurang mengonsumsinya.
Peneliti senior Jorge Chavarro mengatakan bahwa temuan ini bukan bermaksud untuk mencegah masyarakat khususnya kaum laki-laki mengonsumsi buah dan sayuran. Namun, ia mengingatkan agar lebih berhati-hati saat mengonsumsi buah dan sayuran mengandung pestisida. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
4 Rekomendasi Parfum Wangi Buah Segar, Harga Terjangkau Ada di Indomaret
-
Atap RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Disulap Jadi Lahan Budidaya Melon
-
5 Parfum Fresh Fruity untuk Wanita Aktif dan Energik, Bebas Bau Badan!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya