Suara.com - Selama bertahun-tahun, penelitian telah menunjukkan bahwa urutan kelahiran mempengaruhi kepribadian seseorang. Tetapi penelitian baru menegaskan bahwa urutan kelahiran juga bisa memprediksi karir yang akan diambilnya saat dewasa.
Studi terkini yang dipimpin psikolog Emma Kenny, melibatkan 500 responden yang telah sukses dari 11 kelompok pekerjaan berbeda. Salah satu temuannya, anak kedua memiliki peluang 30 persen untuk menjadi CEO perusahaan dibandingkan anak pertama dan anak terakhir.
Menurut Kenny, fakta ini mungkin dilatarbelakangi oleh kepribadian yang dimiliki anak tengah seperti tinggi daya saing, pandai menyesuaikan diri, mampu berdiplomasi dengan baik sehingga mengantarkan mereka sebagai pemimpin sebuah perusahaan. Sebagai contohnya, Mark Zuckerberg, Lord Alan Sugar dan Bill Gates adalah anak tengah.
“Penelitian yang dilakukan selama satu bulan terakhir ini menunjukkan bahwa urutan kelahiran merupakan faktor penting dalam menentukan jenis pekerjaannya di masa mendatang,” Kenny menjelaskan.
Sementara itu, anak sulung memiliki peluang lebih tinggi untuk menjadi astronot, seperti dialami Buzz Aldrin dan Neil Armstrong. Anak sulung juga memiliki peluang lebih tinggi menjadi ilmuwan atau insinyur.
Sedangkan anak bungsu, ditemukan 50 persen lebih mungkin untuk berjaya di bidang seni karena mereka cenderung memiliki kepribadian yang idealis dan sensitif. Mereka juga cenderung perfeksionis dan dewasa. [Independent]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya