Suara.com - Mengorek lubang hidung dengan jari alias ngupil merupakan kebiasaan naluriah bagi tiap orang. Ada perasaan lega ketika berhasil mengambil kotoran yang menumpuk di balik lubang hidung.
Tapi pernahkah Anda berpikir ada manfaat di balik kebiasaan tersebut? Sebuah penelitian yang dilansir laman Independent, menemukan bahwa ngupil berpengaruh positif bagi pertumbuhan anak-anak.
Alasannya, lendir yang dihasilkan dari kegiatan ngupil dapat menghalangi bakteri jahat untuk menginfeksi tubuh Anda. Bahkan peneliti dari Austria, Prof Friedrich Bischinger mengatakan bahwa orang-orang yang sering ngupil lebih bahagia dan sehat dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.
"Ngupil adalah cara yang baik dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan secara medis ini baik untuk dilakukan," kata dia.
Peneliti bahkan mencari cara untuk membuat lendir sintetis yang bisa dijadikan permen karet atau pasta gigi untuk memberi manfaat yang sama. Terlebih lagi, ada bukti yang menunjukkan bahwa lendir dalam ingus bisa bertahan melawan infeksi saluran pernafasan, sakit maag dan HIV.
Melalui penelitian ini, mereka berharap bisa meluruskan pendapat yang keliru soal kebiasaan ngupil sekaligus menyanggah pendapat ahli bahwa ngupil bisa mendorong penularan kuman dan menyebabkan pendarahan.
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan