Ilustrasi mengupil. (Shutterstock)
Tanya:
Selamat siang Dokter,
Salam kenal. Saya punya beberapa pertanyaan mengenai kebiasaan mengupil. Mengapa tidak ada alat pembersih hidung seperti alat pembersih telinga? Benarkah mengupil dapat menyebabkan meningitis? Bagaimana terjadinya hal tersebut? Adakah cara mengupil yang benar agar kondisi keseluruhan tetap aman? Kapan waktu yang tepat untuk melakukannya dan adakah perbedaan antara cara mengupil pada satu orang dengan yang lainnya? Apakah pemicu orang mengupil? Terima kasih, Dok.
Rosihan Arif Ifandi
Jawab:
Dear Rosihan,
Kebiasaan mengupil sendiri sudah muncul sejak Anda bayi dan yang paling sering melakukannya adalah anak atau bayi dengan kondisi alergi. Kebiasaan mengupil pun tidak benar dapat menyebabkan meningitis.
Namun, Anda tidak perlu khawatir jika ingin mengupil untuk membersihkan kotoran hidung. Semua cara dapat Anda lakukan dan tidak akan menjadi berbahaya.
Tidak ada cara mengupil yang tepat dan memang kebiasaan mengupil antara orang yang satu dengan yang lainnya dapat berbeda-beda. Pemicu orang mengupil adalah karena adanya kotoran yang terasa menyangkut dan mengering pada rongga hidung.
Dijawab oleh dr. Janfrional
Sumber: www.meetdoctor.com
Selamat siang Dokter,
Salam kenal. Saya punya beberapa pertanyaan mengenai kebiasaan mengupil. Mengapa tidak ada alat pembersih hidung seperti alat pembersih telinga? Benarkah mengupil dapat menyebabkan meningitis? Bagaimana terjadinya hal tersebut? Adakah cara mengupil yang benar agar kondisi keseluruhan tetap aman? Kapan waktu yang tepat untuk melakukannya dan adakah perbedaan antara cara mengupil pada satu orang dengan yang lainnya? Apakah pemicu orang mengupil? Terima kasih, Dok.
Rosihan Arif Ifandi
Jawab:
Dear Rosihan,
Kebiasaan mengupil sendiri sudah muncul sejak Anda bayi dan yang paling sering melakukannya adalah anak atau bayi dengan kondisi alergi. Kebiasaan mengupil pun tidak benar dapat menyebabkan meningitis.
Namun, Anda tidak perlu khawatir jika ingin mengupil untuk membersihkan kotoran hidung. Semua cara dapat Anda lakukan dan tidak akan menjadi berbahaya.
Tidak ada cara mengupil yang tepat dan memang kebiasaan mengupil antara orang yang satu dengan yang lainnya dapat berbeda-beda. Pemicu orang mengupil adalah karena adanya kotoran yang terasa menyangkut dan mengering pada rongga hidung.
Dijawab oleh dr. Janfrional
Sumber: www.meetdoctor.com
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026