Suara.com - Tren pernikahan kini bergeser ke usia lebih muda. Hal ini terjadi tak hanya pada kaum hawa, tapi juga laki-laki.
Banyak laki-laki yang memilih untuk menikah meski masih berusia di bawah 25 tahun. Tapi tahukah Anda bahwa bayi dari ayah berusia di bawah usia 25 tahun atau justru di atas 51 tahun berisiko tinggi mengidap autisme?
Hal ini terungkap melalui sebuah studi yang dilakukan Seaver Autism Center for Research and Treatment di Mount Sinai. Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis 15 ribu anak di Inggris yang berusia 4-16 tahun.
Peneliti menemukan bahwa sebenarnya anak dari ayah terlalu muda atau terlalu tua mengalami perkembangan pesat di awal usia dibanding teman sebayanya, namun melambat ketika memasuki usia remaja.
"Hasil kami menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir dari ayah yang sangat muda atau lebih tua, memiliki kriteria yang mengarah pada gejala autisme," kata Magdalena Janecka, PhD, peneliti utama dilansir Independent.co.uk.
Yang menarik, hal ini tak ada kaitannya dengan faktor usia ibu. Pasalnya penguasaan keterampilan sosial lebih diturunkan oleh ayah dibanding ibu mereka.
"Struktur saraf bayi dipengaruhi oleh usia ayah pada saat pembuahan. Temuan kami memungkinkan kita untuk lebih memahami mekanisme di balik efek usia ayah, serta kemungkinan autisme," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?