Suara.com - Data menyebut dari 4 juta bayi yang lahir setiap tahun, terdapat 19 ribu bayi yang lahir dengan kondisi cacat. Tentu saja kondisi ini tidak diinginkan oleh ibu manapun.
Kabar baiknya hal ini bisa dicegah jika ibu hamil mencukupi kebutuhan nutrisi selama hamil. Menurut Dr. dr Taufik Jamaan, SpOG, selaku Spesialis Kebidanan dan Kandungan, anak yang lahir cacat salah satunya disebabkan kurang asupan nutrisi sejak dalam kandungan.
Oleh karena itu penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan gizi yang tepat, lengkap dan seimbang.
"Pencegahan bisa dilakukan dengan gizi yang baik. Artinya ibu jangan terlalu kurus atau terlalu gemuk," ujar dia pada peluncuran SUN Ibu di Jakarta, Senin (22/5/2017).
Untuk itu, ketika akan mempersiapkan kehamilan, lanjut Taufik, pasangan harus melakukan konsultasi ke dokter spesialis kandungan dan memastikan bahwa berat badannya ideal atau tidak untuk hamil.
"Kalau ada gangguan menstruasi, misalnya haid 2 bulan sekali itu biasanya karena faktor berat badan. Dan ini sangat mempengaruhi kesuburan pasangan. Jadi kalau ada gangguan haid harus segera ke dokter kandungan," tambah dia.
Selain mencegah kecacatan, kelengkapan nutrisi saat hamil juga dapat menghindarkan janin dari risiko berat badan bayi lahir rendah (BBLR). Pasalnya, bayi dengan berat badan lahir rendah berisiko mengalami tingkat kecerdasan yang rendah dan penyakit degeneratif ketika dewasa.
"Kalau bumil kurang gizi maka pembuluh darah plasenta mengecil sehingga jalur nutrisi ke bayi juga terhambat, bayi tidak mendapat nutrisi yang cukup sehingga berat badannya rendah saat lahir," pungkas Taufik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya