Suara.com - Bulan suci Ramadan bisa menjadi cara bagi orangtua untuk mulai memperkenalkan ibadah puasa kepada anak yang berusia dini. Tapi bagaimana cara memulainya?
Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si mengatakan bahwa mengajarkan anak berpuasa bisa dimulai dengan mengajaknya mengikuti kegiatan saat puasa seperti sahur dan berbuka puasa. Saat sahur misalnya, orangtua, kata dia, bisa turut membangunkan anak dan biarkan Ia melihat kegiatan sahur.
"Masalah nanti pagi dia minta makan ya berikan saja. Tapi kita sampaikan bahwa saat ini merupakan bulan puasa dimana orang tidak makan dan minum di siang hari sampai waktu magrib," ujar psikolog yang akrab disapa Nina ini pada temu media di Jakarta, Senin (5/6/2017).
Seiring dengan bertambahnya usia, anak bisa didorong untuk berpuasa secara bertahap, misalnya belajar tidak makan dan minum hingga pukul 12.00. Sebagai apresiasi, Nina mengatakan tak masalah jika orangtua memberikan penghargaan kepada anak.
"Boleh dikasi reward misalnya stiker. Nanti ditingkatin waktu puasanya jadi sampai magrib seiring dengan bertambahnya usia," tambah dia.
Secara bertahap pengenalan anak terhadap puasa bisa membuatnya lebih siap ketika sudah memasuki masa akil baligh dimana memang ia telah diwajibkan berpuasa. Namun Nina menekankan bahwa orangtua harus bisa menjadi contoh bagi anak dalam melakukan ibadah puasa yang baik.
"Jadi, orangtuanya dulu harus jadi contoh. Sehingga anak akan lebih mudah menangkap pentingnya puasa dan bagaimana praktiknya yang benar," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens