Suara.com - Berkaca dari tragedi Brexit (Brebes Exit) yang terjadi pada arus mudik tahun lalu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan ambulans roda dua di beberapa titik arus mudik.
Dengan ambulans ini, pemudik yang mengalami kondisi darurat saat menuju kampung halaman memungkinkan untuk mendapat pertolongan medis sesegera mungkin.
"Di beberapa tempat tertentu disiapkan ambulans roda dua dengan sepeda motor untuk persoalan akses. Sehingga kasus kecelakaan atau gangguan kesehatan yang dialami pemudik saat berada di jalur-jalur kemacetan seperti tol atau jalan arteri tetap dapat ditolong," ujar Dirjen Pelayanan Kesehatan RI dr. Bambang Wibowo, Sp OG(K), MARS pada temu media di Kementerian Kesehatan Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Ia menambahkan, ambulans roda dua ini merupakan sepeda motor yang telah dimodifikasi dengan penambahan box emergency di jok belakang dan lampu sirine.
Fasilitas yang terdapat dalam box emergency tersebut antara lain tensimeter, stetoskop, senter, thermometer, alat immobilisasi, oksigen mini, obat-obatan, cairan infus, disposible syringe untuk menangani kasus-kasus yang bersifat gawat darurat.
"Ambulans roda dua ini akan stand by di puskesmas, pos kesehatan, rumah sakit maupun rest area dalam kondisi siap operasional. Dalam artian ketika dibutuhkan siap untuk meluncur ke TKP," tambah dia.
Ambulans ini akan dipusatkan di titik-titik arus mudik yang rawan seperti Brebes sebanyak 54 unit, Pemalang 8 unit, Tegal 17 unit, dan Batang 22 unit. Fungsi ambulans roda dua ini, kata Bambang, sebagai pertolongan pertama bukan untuk mengevakuasi pemudik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak