Suara.com - Hingar bingar mudik sudah mulai terasa. Berbagai terminal keberangkatan pun mulai dipadati pemudik. Ada pula sebagian pemudik yang memilih mudik dengan kendaraan pribadi.
Apapun pilihan moda transportasi Anda, pastikan tetap memerhatikan kondisi buah hati selama mudik. Mengganti popok, misalnya, tetap harus dilakukan sesering mungkin setelah bayi mengompol.
Disampaikan dr Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A (K) dari divisi Perinatologi RSCM, segera mengganti popok bayi yang basah untuk menghindari risiko infeksi. Sehingga, mudik bukan alasan orangtua lalai mengganti popok bayi.
"Jadi ketika anak aktif minum terus itu harus sering-sering diintip popoknya masih kering atau sudah basah. Jangan tunggu dua jam baru diganti, nanti kalau pipis dia bisa infeksi karena bakteri masuk ke saluran kencing, kalau pup juga lebih bahaya lagi didiamkan lama-lama," ujar dr Rinawati pada temu media, beberapa waktu lalu.
Dia pun mengimbau orangtua melakukan berbagai persiapan sebelum mudik bersama anak. Jangan sampai kesehatan anak menjadi korban karena orangtua yang tak siap.
"Kalau mudik naik pesawat sih nggak lama ya perjalanannya, tapi yang naik kendaraan pribadi seperti mobil apalagi motor itu harus bikin anak senyaman mungkin. Hati-hati dehidrasi dan cuaca panas, anak bisa kelelahan dan membahayakan nyawanya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius