Suara.com - Studi terkini menemukan alternatif pengobatan dalam mengatasi kanker darah atau leukimia. Ilmuwan dari New York University menemukan bahwa dosis tinggi vitamin C dalam jeruk dan buah serta sayuran lainnya dapat membunuh pertumbuhan sel kanker.
Dalam pengujian terhadap tikus, peneliti menemukan, nutrisi yang terdapat dalam jeruk akan memberi sinyal pada sel kanker untuk mati, bukan sekedar menghambatnya.
Kanker darah atau leukimia sendiri dipicu oleh mutasi gen yang disebut TET2. Gen ini biasanya membantu memastikan sel induk untuk memproduksi sel darah putih yang berperan sebagai tentara kekebalan tubuh.
Saat bermutasi, TET2 dapat membuat sel darah membelah tak terkendali dan menyebabkan kanker. Peneliti melihat bahwa vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan fungsi TET2 agar tak bermutasi.
"Kami sangat senang dengan temuan kami bahwa ternyata vitamin C bisa berperan dalam penyembuhan kanker, tentu saja dengan kombinasi terapi lain yang ditargetkan," ujar peneliti utama Profesor Benjamin Neel dilansir Independent.
Menurut dia, dosis tinggi vitamin C harus diberikan melalui suntikan. Untuk mendapatkan dosis tinggi vitamin C ini peneliti setidaknya harus mengumpulkan 2.875 jeruk.
Neel mengatakan bahwa pihaknya tengah memikirkan bagaimana cara mengumpulkan jeruk sebanyak itu untuk mendapatkan dosis tinggi vitamin C yang dibutuhkan dalam pengobatan kanker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini