Suara.com - Sebuah studi terbaru mengungkapkan, pil kontrasepsi dapat membantu seorang perempuan memiliki risiko pengembangan rheumatoid arthritis yang lebih kecil. Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang dapat membuat peradangan pada sendi.
Kondisi ini disebut dua sampai tiga kali lebih sering terjadi pada perempuan yang tidak mengonsumsi pil KB di bandingkan laki-laki.
Perempuan yang menggunakan pil KB selama lebih dari tujuh tahun memiliki risiko terkena rheumatoid arthritis 19 persen lebih rendah, terlepas dari hasil tes positif atau negatif untuk anti-citrullinated protein (ACPA).
ACPA adalah antibodi yang menunjukkan risiko rheumatoid arthritis. Kehadiran antibodi dianggap mengindikasikan penyakit yang lebih serius, kata Cecilia Orellana seorang peneliti dari Institut Karolinska di Swedia.
Risiko rheumatoid arthritis juga ditemukan 15 persen lebih rendah pada pengguna pil KB baru dan 13 persen lebih rendah pada pengguna pil KB masa lalu.
Untuk penelitian ini, tim melihat kemungkinan hubungan antara perkembangan penyakit, penggunaan pil dan menyusui di antara 2.578 perempuan dewasa yang memiliki setidaknya satu anak, dan 4.129 perempuan, yang dipilih dari populasi umum yang bertindak sebagai kelompok pembanding.
Hasilnya? Peneliti menemukan, tidak ada hubungan yang signifikan untuk menyusui. Menyusui telah lama dikaitkan dengan salah satu jenis perlindungan terhadap arthritis.
Dari jumlah tersebut, 884 dengan rheumatoid arthritis dan 1.949 dari kelompok pembanding telah menyusui setidaknya satu anak antara tahun 2006 hingga 2014.
Sembilan dari 10 orang yang positif terkena antibodi ACPA, akan menderita rheumatoid arthritis. Penelitian ini telah dipublikasikan secara online dalam Annals of the Rheumatic Diseases. (Zeenews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026