Suara.com - Menyeruput kopi di pagi hari adalah hal yang sering dilakukan oleh para pecinta kopi. Wajar saja, minum kopi di pagi hari dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi, mengurangi rasa kantuk, dan menambah energi.
Kopi memang punya segudang manfaat bagi tubuh, dengan catatan Anda minum kopi dalam batas wajar dan tidak terlalu banyak menambahkan gula atau krim. Nah, salah satu keunggulan kopi yang sayang jika dilewatkan adalah khasiatnya yang bisa menjaga Anda awet muda.
Bagaimana bisa kopi bikin awet muda? Ini dia ulasannya dihimpun hellosehat.com.
Dikutip melalui situs kesehatan MayoClinic, minum kopi sebanyak 400 miligram atau kurang dari 4 cangkir kopi setiap hari masih aman untuk dikonsumsi orang dewasa yang sehat. Namun, jumlah kafein tersebut harus dibatasi bagi orang yang sensitif terhadap kafein, orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan, atau sedang hamil karena bisa memberikan efek samping.
Beberapa efek samping dari konsumsi kopi berlebihan di antaranya seperti migrain, insomnia, kegelisahan, sering buang air kecil, tremor, atau detak jantung menjadi lebih cepat. Nah, ada beberapa hal yang memengaruhi bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein dalam kopi. Misalnya seberapa banyak kafein yang Anda minum, usia, kondisi kesehatan tertentu, berat badan, dan faktor genetika.
Manfaat kopi untuk kesehatan
Bila diminum dalam batas wajar yang telah dijabarkan di atas, kopi relatif aman dan baik buat kesehatan. Sejumlah penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa kopi punya manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam melindungi penyakit parkinson, diabetes tipe 2, penyakit hati, kanker hati, memperbaiki fungsi kognitif, dan menurunkan risiko depresi.
Tak cuma sampai di situ, beberapa penelitian telah menemukan adanya hubungan antara konsumsi kopi dengan penurunan angka kematian. Ini yang membuat banyak orang percaya minum kopi bikin awet muda atau panjang umur.
Benarkah minum kopi bikin awet muda?
Dua penelitian baru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa orang yang minum kopi cenderung memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang minum kopi atau tidak minum kopi sama sekali.
Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang minum secangkir kopi setiap hari hari bisa menurunkan risiko kematian hingga 12 persen. Jumlah tersebut meningkat bagi mereka yang mengonsumsi dua atau tiga cangkir kopi per hari karena bisa mengurangi risiko kematian sampai 18 persen.
Hal tersebut disebabkan karena konsumsi tiga cangkir kopi setiap hari bisa membuat Anda terhindar dari berbagai jenis penyakit kronis. Contohnya penyakit hati, jantung, stroke, gangguan saluran pencernaan, dan masalah peredaran darah. Karena jauh dari penyakit kronis inilah alasan minum kopi bikin awet muda.
Namun, mereka yang berhasil hidup lebih lama bukan berarti hanya minum kopi saja setiap hari. Mereka juga mengolah energi yang didapatkan dari kopi untuk berolahraga dan aktif bergerak sehingga membuat tubuh mereka selalu bugar.
Jadi, Anda bisa rutin minum kopi untuk menunjang hidup sehat yang bebas dari penyakit kronis. Akan tetapi, pastikan Anda tidak minum kopi terlalu banyak karena efek sampingnya juga bisa membahayakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi