Suara.com - Jika Anda selalu mengantarkan anjing Anda ke dapur atau ruang tamu saat Anda ingin pergi tidur, mungkin sudah waktunya untuk memikirkan kembali pilihan Anda.
Menurut sebuah studi baru dari Mayo Clinic, tidur di samping anjing sebenarnya dapat memperbaiki pola tidur Anda.
Para periset berusaha melihat apakah membiarkan anjing menetap di kamar tidur, akan mengganggu atau malah justru membantu tidur Anda.
Untuk melakukan penelitiam ini, mereka menghabiskan waktu empat bulan untuk mengevaluasi pola tidur manusia dan anjing yang menempati kamar tidur yang sama.
Sebanyak 40 orang dewasa sehat tanpa gangguan tidur, ikut serta dengan anjing mereka yang semuanya berusia di atas enam bulan.
Selama tujuh malam, manusia memakai accelerometers dan anjing mereka memakai versi yang sama khusus untuk anjing, untuk melacak tidur mereka.
Studi tersebut menemukan bahwa, terlepas dari ukuran anjing yang mereka miliki, satu ruangan tidur dengan 'teman berkaki empat' ternyata dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang.
"Kebanyakan orang beranggapan bahwa memiliki hewan peliharaan di kamar tidur adalah hal yang cukup mengganggu," kata Lois Krahn, spesialis obat tidur di Center for Sleep Medicine di kampus Arizona Mayo Clinic mengatakan dalam pembebasan studi tersebut.
"Kami menemukan bahwa banyak orang benar-benar menemukan kenyamanan dan rasa aman ketika mereka tertidur dengan hewan peliharaan mereka," tambah dia.
Jika anjing itu berada di tempat tidur dan bukan di lantai, pemiliknya justru akan merasa kurang nyenyak.
"Sekarang ini, banyak pemilik hewan peliharaan justru terpisah jauh dari hewan peliharaan mereka karena sibuk bekerja ketika siang hari, jadi mereka ingin memaksimalkan waktu mereka bersama, saat berada di rumah," kata Krahn.
"Memiliki anjing di kamar tidur pada malam hari adalah cara mudah untuk melakukan itu. Dan, sekarang, pemilik hewan peliharaan dapat menemukan kenyamanan karena tahu hal itu tidak akan berdampak negatif pada tidur mereka," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi