Suara.com - Jika Anda kerap berjuang untuk bangun pagi setiap hari, maka Anda tidak sendirian. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan, orang Inggris menghabiskan waktu selama 18 menit untuk memencet atau memukul alarm yang setara dengan 267 hari dalam kehidupan mereka.
Menanggapi kondisi itu, seorang psikolog perilaku asal Inggris, Jo Hemmings merancang sebuah formula yang didukung ilmu ilmiah untuk bisa mengubah seseorang menjadi morning person atau orang yang selalu bagun pagi.
Tujuh formula tersebut adalah, tidur di sisi kiri tempat tidur, mengenakan sesuatu yang berwarna kuning di ranjang, men-setting alarm dengan lagu favorit, melakukan latihan selama lima menit, melakukan handstand selama dua menit, mandi dengan air dingin selama tiga menit, dan menyantap makanan super ringan seperti bubur saat sarapan.
"Alih-alih menghabiskan waktu 18 menit di pagi hari untuk memukul tombol tunda (pada alarm) , yang bisa membuat kita merasa lebih lelah dan grogi, gunakan waktu itu untuk mencoba rutinitas sederhana ini untuk mempersiapkan Anda pada hari itu. Rumusnya mencakup elemen untuk mengguncang sistem anda. 'Tendang' pagi Anda dengan semburan energi dengan berolahraga lima menit dan mandi ke dengan air dingin," ungkap Jo Hemmings membahas formula tersebut.
Lalu, headstand atau menaikkan tangan ke arah atas dikatakan berfungsi untuk menaikkan darah ke otak dengan cepat. Sementara sarapan berbasis oat atau bubur yang seimbang akan meningkatkan tingkat energi dan membuat kita siap untuk memulai hari.
"Mengatur alarm Anda dengan lagu favorit dan terbangun dengan warna kuning akan memunculkan senyum di wajah Anda," tandasnya.
Mengenakan sesuatu yang berwarna kuning di tempat tidur merupakan warna kesenangan, kebahagiaan dan permainan yang menyenangkan. Sulit untuk marah saat menggunakan pakaian berwarna kuning. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru