Suara.com - Berapa banyak dari kita tidur dengan hewan peliharaan setiap malam?
Meskipun tidak ada statistik mengenai kebiasan itu, pemilik hewan peliharaan di Singapura umum melakukannya, dan dianggap sangat umum terjadi di belahan dunia lain.
Sebuah survei di bulan Maret mengungkapkan, separuh dari semua pencinta anjing dan kucing di Inggris tidur dengan hewan peliharaan mereka di tempat tidur, meskipun aktivitas ini menimbulkan bahaya bagi kesehatan mereka.
Sebuah video baru-baru ini yang diterbitkan oleh Inside Edition lebih jauh menekankan betapa berbahayanya kebiasaan itu.
Dua pemilik hewan peliharaan yang tampil di acara tersebut mengizinkan kaki anjing mereka dikirim ke laboratorium untuk menguji berbagai bentuk bakteri yang dimilikinya. Padahal, kedua pemilik berbagi tempat tidur yang sama di setiap malam.
Hasil dari tes tersebut menunjukkan, bahwa semua anjing yang diuji memiliki E.coli, sejenis bakteri yang biasanya ditemukan di usus. Dan mereka juga membawa beberapa jenis bakteri dan jamur. Salah satu anjing membawa perangkat yang bisa menyebabkan pneumonia dan meningitis.
Meski terkejut dengan hasil penelitian itu, pemilik hewan peliharaan tetap ingin terus tidur dengan hewan peliharaan mereka.
Sementara itu, temuan mengejutkan dari survei di Inggris pada bulan Maret juga menunjukkan saat mereka mengungkapkan kebiasaan buruk pemilik hewan peliharaan di Inggris.
Sedikitnya 2.000 pemilik anjing dan kucing disurvei dan ditemukan bahwa 30,5 persen dari mereka tidak pernah mencuci atau membersihkan hewan peliharaan mereka.
Baca Juga: Mumpung Libur, Ajak Hewan Peliharaan Anda Spa di Sini!
Sebuah laporan dari The Mirror mengungkapkan, hewan peliharaan dapat membawa dan menyebarkan serangga perut seperti salmonella, dan dapat menginfeksi manusia dengan parasit, infeksi jamur, cacing pita, dan beberapa superbug.
Bisa dimengerti mengapa banyak pemilik hewan peliharaan memilih untuk tidur dengan teman berbulu mereka.
Sebuah penelitian kecil yang dilakukan oleh Mayo Clinic awal bulan ini menemukan, bahwa tidur di ruangan yang sama dengan hewan peliharaan Anda sebenarnya dapat menyebabkan "malam yang lebih tenang".
Namun, studi yang sama mengungkapkan bahwa berbagi tempat tidur yang sama dengan anjing Anda mungkin "berdampak negatif pada kualitas tidur".
Pemilik hewan peliharaan dengan asma dan alergi hewan peliharaan didorong oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang berpusat di AS untuk mencegah anjing keluar dari kamar tidur.
Menurut CDC, meskipun tertular penyakit dari hewan peliharaan keluarga jarang terjadi, sekitar 60 persen dari semua virus manusia dapat ditularkan oleh hewan.
Mungkin itu menguntungkan bagi beberapa pemilik hewan peliharaan untuk tidur di kamar yang sama dengan anjing mereka, tapi demi kesehatan Anda lebih baik membiarkan hewan kesayangan Anda tidur di tempat tidur mereka. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi