Suara.com - Tewasnya bocah bernama Ramiza Bazigha (8) setelah digigit lehernya oleh anjing jenis pitbull masih menjadi momok menakutkan bagi mereka yang memelihara binatang peliharaan di rumah. Menanggapi hal itu, psikolog klinis sekaligus hipnoterapis, Liza Djaprie M.Psi, CH, mengimbau mereka yang memiliki binatang peliharaan, harus menjaganya dengan baik.
Liza mengungkapkan, orangtua harus memerhatikan perilaku binatang yang dipilih menjadi peliharaan di rumah.
"Jika punya binatang peliharaan, binatang apa dulu. Jika anjing, (anak) harus diajarkan jangan mengganggu," ungkapnya.
Selain itu, Liza memaparkan, orangtua perlu mengingatkan anak agar tak mengganggu binatang. Pasalnya, bagaimanapun binatang, seperti anjing misalnya, masih memiliki insting liar.
Jika orangtua memiliki hobi memelihara binatang buas di rumah, Liza meminta mereka membuat ruangan khusus, dan tetap memberikan pengawasan ketat.
Ketika ditanya mengenai kecenderungan kepribadian sosok pemelihara binatang buas, Liza mengaku, belum ada penelitian langsung apakah mereka yang memelihara binatang buas cenderung liar atau bahkan psikopat.
"Belum ada penelitian secara langsung mengenai itu (binatang buas cenderung liar), tapi ada kecenderungan ke sana. Mungkin tak bisa keluar langsung frontal buas tapi lebih introvert, dan sengaja pelihara binatang buas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia