Suara.com - Kebiasaan mengisi TTS (teka-teki silang) dilakukan Mira Lesmana, untuk mencegah penyakit Alzheimer yang ditandai dengan kepikunan. Ya, sutradara sekaligus produser film Indonesia ini belajar dari pengalaman menghadapi mertuanya yang mengidap Alzheimer.
"Kadang suka halusinasi, suka ngomong yang enggak-enggak, dan pada gilirannya memicu keributan di rumah. Itu yang dialami mertua saya," ujar Mira pada temu media "World Alzheimer's Month" di Jakarta, Sabtu (30/9/2017).
Kala itu, Mira dan kakak serta adik iparnya belum menyadari bahwa orangtua mereka mengidap penyakit Alzheimer. Ia sempat bingung bagaimana menghadapi perubahan perilaku sang mertua.
"Akhirnya ke doker dan dideteksi bahwa mertua saya mengidap Alzheimer. Kemudian satu keluarga dikumpulin dan dijelaskan supaya saling membantu. Tapi orangtua dulu kan anaknya banyak, jadi penanganan bisa bersama-sama," tambah dia.
Sejak mengetahui kedua mertuanya mengidap Alzheimer, Mira kini aktif melakukan pencegahan, salah satunya dengan bermain game Sudoku atau mengisi TTS. Ia juga sadar pentingnya menjalani gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan.
Pada kesempatan yang sama, dokter spesialis saraf RS Atmajaya, Yuda Turana mengatakan bahwa mengisi TTS maupun menjalani hobi yang disukai, bisa meningkatkan fungsi kognitif yang pada gilirannya mencegah penyakit Alzheimer.
"Betul TTS bisa membantu menurunkan risiko, tapi harus dilakukan dengan senang hati. Kalau ngisi doang tapi nggak suka, nanti fungsi kognitifnya jadi lebih jelek. Terus bisa juga melakukan hobi seperti merajut atau yang lainnya, dengan catatan memang disukai," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?