Suara.com - Selama ini kita telah menggunakan bandaid atau plester untuk menutupi luka. Ternyata, plester yang kita gunakan selama ini salah.
Meskipun sepertinya hanya ada satu cara untuk menggunakan plester untuk menyerap darah, ternyata cara membungkusnya, mengupasnya dari ujung ke ujung salah.
Video tentang bagaimana menggunakan bandaid menunjukkan, ada lebih dari sekadar menempelkannya di atas luka agar tidak membuat penampakannya seperti mencelupkan jari dengan cat merah.
Dengan memakai ujung jari yang ditusuk sebagai bagian utama, dalam video berdurasi 43 detik itu mengungkapkan, salah jika hanya menempelkan bandaid sampai bagian ujung dan menunjukkan bagaimana kondisi itu tidak aman, hingga membuatnya mudah terlepas dan bergerak.
Menutupi luka dan menyerap darah secara alami dengan plester membuat ujung jari berbentuk bulat yang aneh, dan menyerap kuman saat Anda melakukan kegiatan sehari-hari.
Sebagai gantinya, pembuat video mengklaim, orang yang terluka atau "perawat" mereka harus dengan hati-hati mengangkat plester yang lengket sebelum menempelkannya ke bagian yang luka.
Ini juga berarti bahwa menempelkan bandaid di buku jari berarti harus dilakukan dengan mekanisme 'engsel' . (News.com.au/TheSun)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini