Suara.com - Penelitian terbaru mengungkapkan, perceraian yang terjadi dalam keluarga bisa bersifat genetik.
Menurut peneliti, anak-anak dari orangtua bercerai, lebih cenderung mengalami perceraian saat mereka dewasa, dibandingkan dengan anak-anak yang hidup dengan orangtua yang tinggal bersama.
Telah diasumsikan bahwa hal ini mungkin disebabkan faktor lingkungan, dan normalisasi perceraian dengan anak yang sedang berkembang.
Penelitian yang dilakukan oleh Virginia Commonwealth University (VCU) dan Universitas Lund di Swedia, dapat membantu para konselor perkawinan, saat menawarkan saran kepada pasangan yang hubungannya sedang berada di ujung tanduk.
"Kami mencoba menjawab pertanyaan mendasar, mengapa perceraian berjalan dalam keluarga?" kata penulis studi Dr Jessica Salvatore.
Saat ini, sebagian besar bukti mengapa perceraian terjadi di keluarga, menunjuk pada gagasan bahwa mereka tumbuh dengan orangtua yang bercerai. Ini melemahkan komitmen mereka dan keterampilan interpersonal yang dibutuhkan untuk memiliki hubungan pernikahan yang baik.
"Jadi, jika pasangan yang tertekan datang ke kantor terapis dan menemukan, bahwa satu pasangan berasal dari keluarga yang bercerai, maka terapis dapat membuat komitmen atau memperkuat keterampilan interpersonal, menjadi fokus upaya klinis mereka," ujar dia. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga