3. Matikan segala macam teknologi
Beberapa penelitian telah menghubungkan penggunaan teknologi sebelum tidur dengan tingkat kewaspadaan yang meninggi hingga membuat seseorang kesulitan tidur.
Mengapa demikian? ternyata, setiap seseorang melihat layar terang selama 1.5 jam, maka produksi hormon melatonin-nya akan berkurang. Hormon tersebutlah yang bisa membuat seseorang merasa mengantuk.
Orangtua juga harus mau melepaskan penggunaan gadget sebelum tidur dan mengganti aktivitas malam dengan hal-hal lain seperi membaca dongeng dengan buku atau bahkan menggambar.
4. Tetapkan waktu tidur
Anak yang kurang tidur cenderung memiliki masalah hiperaktif, masalah interaksi dengan teman sebaya, masalah emosional hingga masalah perilaku.
Meski setiap anak berbeda, namun menetapkan waktu tidur berdasarkan kebiasaan dan bertahan selama masa libur sekolah, merupakan langkah awal yang ideal.
5. Perhatikan penerangan kamar
Semua orang memiliki jam tubuh internal yang berbeda-beda, tapi anak lebih cenderung bangun pagi dan memiliki waktu tidur malam yang lebih cepat.
Apabila seorang anak tidur terlalu lama atau bangun terlalu pagi, coba perhatikan cahaya matahari yang masuk ke kamarnya. Maka dari itu, cahaya yang kurang menembus dan masuk ke kamar dapat membingungkan jam tubuh anak Anda.
Bukalah tirai saat pagi untuk membangunkan anak serta biasakan mereka sarapan di luar ruangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?