Suara.com - Apakah Anda kerap mengalami pilek akhir-akhir ini? Jika ya, maka hal ini mengindikasikan bahwa Anda telah bekerja terlalu keras. Sebuah studi yang dilakukan University of Nottingham menemukan, suhu hidung bergantung pada seberapa keras otak bekerja.
Untuk mendapatkan temuan ini para peneliti menganalisis 14 relawan yang didera pilek selama satu bulan belakangan. Peneliti menggunakan kamera thermal imaging untuk menganalisis kinerja otak para responden.
Hasil analisis menunjukkan, kondisi pilek yang dialami responden berkorelasi dengan beban kerja mental karena otak harus bekerja lebih keras mengalihkan aliran darah dari wajah ke neuron saat berada di bawah tekanan.
"Kami menemukan bahwa beban kerja dapat berkorelasi dengan suhu tubuh. Mereka yang kerjanya terlalu diforsir dapat membuat tubuh mereka bekerja lebih keras juga untuk menyeimbangkan suhu tubuh," ujar peneliti utama Dr Alastair Campbell Ritchie, dari Kelompok Riset Bioengineering.
Ia pun berharap temuannya ini dapat menjadi catatan bagi pihak perusahaan untuk mengevaluasi beban pekerjaan yang diberikan pada karyawan. Pasalnya meski bukan termasuk penyakit yang parah, pilek dapat menurunkan produktivitas kerja seseorang yang turut berakibat pada perusahaan.
Berita Terkait
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak