Suara.com - Beberapa dari kita mungkin akan lebih menyukai memulai hari dengan semangkuk sereal ketimbang makanan yang terlalu berat, seperti pizza misalnya.
Tapi tahukah Anda, memilih pizza sebagai menu sarapan ternyata bisa lebih sehat daripada sereal. Ya, inilah yang diklaim oleh ahli diet profesional.
"Anda mungkin terkejut saat mengetahui bahwa sepotong pizza dan semangkuk sereal dengan susu utuh mengandung kalori dalam jumlah yang hampir sama," kata Chelsey Amer, MS, RDN, CDN kepada The Daily Meal.
Perlu diingat, jika Anda makan pizza untuk sarapan, Anda mungkin akan mengambil lebih dari satu potong pizza. Jadi, Anda akan makan lebih banyak kalori daripada semangkuk sereal.
"Namun, sepotong pizza mengandung protein yang jauh lebih besar, yang akan membuat Anda lebih kenyang dan membuat Anda merasa kenyang sepanjang pagi," ujar Amer.
Selain itu, sepotong pizza juga mengandung lebih banyak lemak dan gula yang jauh lebih sedikit daripada sereal. Jadi, jika Anda tidak mau mengalami kenaikan gula dengan cepat, pizza bisa jadi pilihan.
Tapi dia memang mengakui bahwa pizza bukanlah makanan kesehatan dan sayangnya tidak bisa dianggap sebagai pilihan bergizi untuk dikonsumsi secara teratur.
"Pizza memang dapat menjadi makanan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak esensial, tapi bukan berarti pizza menjadi pilihan sarapan lebih sehat daripada sereal," kata ahli gizi Harley Street Rhiannon Lambert menjelaskan kepada The Independent.
"Pemberian label makanan tertentu terkadang tidak membantu dan yang benar-benar harus kita fokuskan adalah kandungan nutrisi dari pilihan makanan kita, bukan jumlah kalorinya. Ini karena tidak semua kalori sama," tambahnya.
Baca Juga: Jangan Abaikan Sakit Kepala, Karena Bisa Jadi Pertanda Serius
Beberapa sereal mengandung sejumlah besar gula dan tidak memiliki protein atau lemak sehat untuk membuat Anda kenyang. Jadi apa yang harus kita makan untuk sarapan?
"Sarapan pagi yang sehat dan seimbang idealnya mencakup sejumlah besar protein. Maka, sarapan sereal mungkin kurang. Kita juga perlu menyadari kandungan gula tambahan dalam sereal karena beberapa di antaranya sangat tinggi," kata Lambert.
Di sisi lain, lanjut dia, ada beberapa sereal yang tersedia di pasaran yang memiliki sumber karbohidrat gandum dan kaya serat. Serat adalah sesuatu yang sering tidak ada pada makanan banyak orang.
Jika Anda menikmati sereal untuk sarapan pagi, cobalah pilih yang kaya serat dan tambahkan beberapa kacang atau biji untuk dorongan protein.
"Jika kita berbicara tentang pizza berminyak banyak yang dipesan secara online, maka mungkin ini bukanlah makanan yang paling seimbang untuk sarapan pagi," jelas Lambert, yang memiliki alternatif pizza sehat dalam bukunya Re-Nourish: A Simpel Way To Eat Well.
"Namun, seperti yang disebutkan, pizza bisa menjadi keseimbangan sehat antara karbohidrat, lemak dan protein, asalkan tidak mengandung zat aditif yang tidak sehat, siapa bilang kita tidak bisa makan pizza untuk sarapan pagi?," katanya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh