Suara.com - Sikap positif terhadap proses penuaan ternyata dapat mengurangi risiko seseorang terkena demensia, sehingga klaim bahwa usia hanya sekadar angka adalah benar adanya.
Hal ini telah dibuktikan oleh tim peneliti dari Universitas Yale. Orang tua yang percaya bahwa penambahan usia adalah hal positif, 50 persen lebih kecil mengalami demensia daripada rekan mereka yang menganggap sebaliknya.
Fokus dari studi ini memang meneliti apakah pandangan mengenai usia berbasis budaya dapat meningkatkan risiko demensia termasuk pada mereka yang membawa varian gen berisiko tinggi.
Peneliti kemudian mempelajari persepsi dari 4.765 orang dewasa tua tentang penuaan. Mereka mengklaim bahwa seseorang yang positif memandang proses penuaan, cenderung mengurangi risiko terkena demensia meski membawa risiko genetik.
Studi tersebut menunjukkan bahwa seseorang dengan APOE e4 (varian gen berisiko tinggi demensia) yang memiliki memandang positif proses penuaan, memiliki 2,7 persen risiko pengembangan penyakit demensia.
Hal tersebut berbanding terbalik dengan seseorang yang memandang negatif penuaan dengan risiko mencapai 6,1 persen.
Demensia sendiri merupakan penyakit yang menimpa orang tua dan ditandai dengan proses kehilangan memori serta ketidakmampuan untuk melakukan tugas.
Penelitian tentang hubungan sikap positif dan risiko demensia ini telah dipublikasikan dalam jurnal Plos One.
Baca Juga: Percepat Proyek Sodetan Ciliwung, Sandiaga Minta Warga Tak Egois
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah