Suara.com - Studi terkini menyebutkan bahwa berhubungan seks saat lanjut usia (lansia) dapat memperbaiki fungsi otak, sehingga terhindar dari kepikunan.
Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis 73 responden berusia 50-83 tahun melalui kuisioner yang menanyakan frekuensi bercinta mereka selama 12 bulan. Selain itu peneliti juga menghitung jumlah kosakata yang dapat mereka ingat untuk mengukur kemampuan memori otak.
Peneliti dari University of Oxford dan Coventry University dilansir Nypost.com menemukan bahwa, 28 lelaki dan 45 perempuan yang berhubungan seks lebih banyak terbukti memiliki kemampuan mengingat yang lebih tinggi.
Melalui temuan ini peneliti menyimpulkan bahwa bercinta pada usia lanjut dapat menghindarkan lansia dari risiko kepikunan.
Dr. Hayley Wright dari Coventry University mengatakan, temuan ini membuka mata kita semua mengenai manfaat bercinta pada usia lanjut yang mungkin sudah ditinggalkan pasangan. Apalagi, kata dia, kepikunan merupakan masalah kesehatan yang paling banyak dialami para lansia dan menurunkan kualitas hidupnya.
Temuan ini, lanjut dia, membuka peluang pencegahan kepikunan pada lansia dengan cara yang lebih menyenangkan, yaitu seks, selain mengisi teka-teki silang.
Berita Terkait
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
5 HP Murah untuk Orang Tua yang Tidak Ribet, Minim Iklan dan Awet: Mulai 2 Jutaan
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Cara Memperbesar Tulisan dan Ikon di HP Android untuk Lansia, Biar Lebih Nyaman Dipakai
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi