Suara.com - Sebuah penelitian mengatakan, paparan terhadap polusi udara dapat menyebabkan seseorang berperilaku tidak etis seperti berbuat kejahatan dan berselingkuh. Temuan ini dilakukan pada orang dewasa yang tinggal di India dan AS.
"Temuan kami menunjukkan bahwa polusi udara tidak hanya merusak kesehatan tapi juga dapat mencemari moralitas," kata Jackson G Lu, seorang peneliti perilaku di Columbia Business School, Amerika Serikat.
Peneliti melakukan percobaan pada sekelompok mahasiswa di Amerika Serikat dan mengukur seberapa sering mereka berselingkuh.
Dalam eksperimen lain yang dilakukan di India, peneliti mengukur kesediaan para peserta melakukan cara yang tak etis untuk bernegosiasi.
Peneliti juga memeriksa data polusi udara dan kejahatan pada 9.360 kota di AS yang dikumpulkan selama periode sembilan tahun.
Hasilnya, kota dengan tingkat polusi udara yang tinggi cenderung memiliki tingkat kejahatan yang tinggi pula.
Hubungan antara polusi dengan tindakan perilaku tak etis, kata peneliti, kemungkinan disebabkan karena meningkatnya rasa cemas.
Studi sebelumnya mengungkapkan, adanya korelasi antara paparan polusi dengan perasaan cemas. Ini pada akhirnya, berhubungan juga dengan berbagai perilaku tidak etis. [Zeenews]
Baca Juga: Polusi Udara Picu Siklus Haid Tidak Teratur pada Perempuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya