- Perumda Dharma Jaya mengelola lahan seluas 20 hektare di Legok Tangerang untuk peternakan sapi terintegrasi.
- Fasilitas dari hulu hingga hilir dibangun untuk memperkuat ketersediaan pasokan daging sapi bagi warga Jakarta.
- Pembangunan infrastruktur kawasan senilai satu triliun rupiah tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada November 2026.
Suara.com - Sebuah kawasan peternakan sapi terintegrasi tengah dikembangkan di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan DKI Jakarta.
Kawasan bernama Ciangir ini memiliki luas sekitar 20 hektare dan akan dikelola oleh Perumda Dharma Jaya, salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta.
Penggunaan lahan tersebut merupakan tindak lanjut dari persetujuan Barang Milik Daerah (BMD) yang diterbitkan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta melalui Surat Nomor 1880/UD.02.01 tanggal 23 Juni 2026.
"Kawasan ini akan dikelola sebagai pusat penggemukan sapi modern yang mendukung ketersediaan pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta," ujar Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, Jumat (31/7/2026).
Konsep kawasan ini dirancang secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Di sisi hulu, akan dibangun kandang penggemukan sapi, kandang karantina, gudang pakan, bunker silase, laboratorium, jembatan timbang, serta area loading dan unloading.
Sementara di sisi hilir, kawasan ini akan dilengkapi rumah potong hewan (RPH), cold storage, dan fasilitas pengolahan daging (meat processing).
Kawasan ini juga akan memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL), perkantoran, serta cadangan lahan hijauan pakan ternak.
Pasokan pakan ternak di kawasan ini rencananya diproduksi secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi.
Baca Juga: Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut peternakan sapi merupakan langkah awal pengembangan kawasan tersebut.
"Kemudian juga untuk ayam, ikan, dan sebagainya," ujar eks Sekretaris Kabinet itu.
Pembangunan infrastruktur kawasan akan dimulai pada November 2026 dengan total nilai investasi sekitar Rp1 triliun. Adapun pembangunan tahap pertama akan dipusatkan pada kawasan peternakan sapi.
Berita Terkait
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah
-
Bukan Lagi Rp3.500, Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Resmi Rp15.000 Mulai 1 September
-
Posko Pengaduan Rakyat, Harapan Baru bagi Warga Bersengketa Tanah di Jakarta
-
Biang Kerok Proyek SDN Cipete Utara 01 Molor Hampir Setahun
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot