Suara.com - Ibu adalah lingkungan pertama, dimana seorang anak mendapatkan pendidikan, gizi dan dukungan terbaiknya. Karenanya, peran seorang ibu sangatlah penting untuk kesuksesan tumbuh kembang anak, mulai dari saat bayi masih di dalam kandungan, hingga dilahirkan.
"Karena itu, kebahagiaan seorang ibu, dari saat ia mengandung, hingga anak tersebut dilahirkan, bisa mempengaruhi anak tersebut menjadi anak yang bahagia, memiliki potensi luar biasa dan lebih baik dalam mengejar cita-citanya," kata Spesialis Anak, Dr. dr. Meita Dhamayanti. SpA(K),M.Kes, dalam acara Johnson's Rayakan Ulang Tahun ke 125 dengan peluncuran 125 Video Terbaik untuk Bayi, di Jakarta Rabu (21/2/2018).
Selain lingkungan ibu, anak juga harus mendapatkan dukungan lain dari lingkungan yang lebih luas, yakni lingkungan keluarga bersama saudara, kakek atau nenek, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat hingga lingkungan pemerintah, yang semuanya saling berkaitan dan harus seimbang.
Kesuksesan tumbuh kembang anak juga harus bisa memenuhi kebutuhan dasar anak, yang terdiri 3A, yakni asah, asih dan asuh. Dimana, asah mencakupi sandang, pangan dan papan. Asih adalah kasih sayang yang tulus. Asah yakni menstimulasi anak sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.
"Faktor utama yang mempengaruhi tumbuh kembang anak memang ada faktor genetik, faktor yang tidak dapat diubah. Tapi kalau semua ini tidak ditunjang dengan lingkungan-lingkungan yang baik, makan anak tidak akan terasah dengan baik pula," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem